Rabu, 18 Desember 2019

Ketika Istri Marah Tidak di Telpon Suami, Jawaban suaminya Mengejutkan

بسم الله الرحمن الرحيم 
Seorang suami bertanya pada istrinya : " Sudah shalat ashar ?
"belum, jawab istrinya pendek.
Suami bertanya lagi : " kok belum shalat,?"
ketus istrinya menjawab : " aku baru saja pulang, capek sekali dan aku ketiduran tadi "...
suaminya menimpali : " baiklah ... bangun dan shalatlah ashar dan maghrib sekaligus, sebentar lagi sudah mau masuk waktu isya "

Pada keesokan harinya suami pergi untuk tugas ke luar kota ... seperti biasa seharusnya si suami menelpon istrinya bila telah tiba dengan selamat di tempat kerjanya . Si istri menunggu berjam-jam telepon dari suaminya namun si suami tak juga menghubunginya... pemberitahuan dengan SMS singkat pun tidak ada ...si istripun mulai cemas, ini bukan kebiasaan suaminya ... ia berpraduga macam2 dan amat khawatir dengan keselamatan sang suami ... berkali2 ia mencoba menghubungi HP suaminya ... terhubung tapi tidak diangkat

Setelah beberapa jam akhirnya si suami mengangkat HP nya ... terbata2 si istri bertanya : " suamiku apakah engkau telah tiba dengan selamat ? " ...
" Ya, alhamdulillah '' jawab suami pendek ...
" kapan sampainya ? " si istri bertanya lagi ...
cuek si suami menjawab ; " saya sampai kira-kira 4 jam yang lalu " ...
dengan nada marah si istri berkata lagi : " 4 jam yang lalu dan tidak menghubungi aku ?? " ...
masih dengan nada malas si suami menjawab : " aku merasa capek sekali dan aku ketiduran sebentar " ...
si istri menimpali : " berapa menit sih kalau harus menelponku ??? cuma sebentar masa ngak bisa ??? apa ngak kedengaran bunyi HP mu waktu tadi aku menghubungi berkali2 ?? " ...
" ya ... aku dengar " jawab suami ...
dengan suara sedih si istri berkata ; " kok gitu sih .. apa sudah ngak sayang padaku lagi ?? " ...
si suami menimpali : " aku amat sayang padamu ... tapi kemarin mengapa engkau tidak menyahuti seruan azan ashar dan bersegera shalat, bukankah shalat itu hanya sebentar, bagaimana nanti aku bila ditanya ALLAH tentang perbuatanmu itu ... apakah engkau sudah tidak sayang padaku ? " ....
di ujung HP sambil terisak si istri berkata : " engkau benar suamiku ... aku mohon maaf ... aku berjanji untuk tidak mengulanginya lagi " ...
sejak saat itu si istri tidak pernah lagi mengakhirkan shalat bila telah tiba waktunya ....

Sungguh ... orang yang benar mencintaimu adalah orang mendorongmu ke depan untuk berjalan bersama di jalannya ALLAH..ia akan terus menyokongmu agar engkau tidak berpaling ataupun mundur ke belakang..

Siapapun yang MEMBACA tulisan ini, bimbinglah dia Yang Allah...dan semoga selalu diberikan Hidayah dan taufiq-MU.... Aamiin....Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin...

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin..

Semoga yg berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal'alamiin..🙏🙏🙏

Rabu, 11 Desember 2019

Jangan Salah Kaprah, Walau Mencium Anak Sendiri

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

🥰 Cara yang benar sesuai Syariat Islam,mencium Anak🥰

Sy baru nemu pembahasan ttg hal ini, bukan merasa keminter tapi dampaknya sangat buruk.
Pernah suatu hari ada anak yg ikut pengajian, kira2 usianya 8 tahunan.
Kalo liat anak sy (perempuan) kog dia nyosor trs yaa. Maunya ci*um bibir anak sy.
Sebagai org tua merasa miris dan ngeri.
Kog bisa anak segede itu main nyosor aja ke anak org. 😅 Astaghfirllah...😏😧

 *Tulisan dibawah ini bisa jadi ilmu bagi kita orang tua..👇👇👍
Yukk kita simak yaa..😉
HARI GINI MASIH ADA ORANG TUA CIUM ANAK DI BIBIR?? Gaul dikit buun...

*INI CARA CIUM NABI KEPADA ANAK-ANAKNYA:
ANGGOTA TUBUH ANAK BOLEH DAN PERLU DICIUM TIAP HARI.

Mari lahirkan rasa sayang pada diri anak2 kita melalui sifat ibu bapaknya yg penyanyang.
Berikut ini adalah saran kami sebagai psikolog Islam yg sebaiknya diamalkan setiap hari terhadap anak2.
🌺CIUMAN KASIH SAYANG🌺
1. Di ubun-ubun
Menunjukkan kebanggaan org tua terhadap anak sambil di doakan agar menjadi anak yg sholeh/sholehah...amin 🙏

2. Di dahi
Menandakan org tua ridha atas keberadaan anak. Rasulullah SAW sll mencium Fatimah radiallahu anha di dahinya.

3. Di kedua pipi
Sambil mengucap masya Allah, sebagai rasa 'syauq' (perasaan sayang dan rindu) org tua terhadap anak.

4.Ditangan anak.
Tanda 'mawaddah wa hubb' (kasih sayang)
sambil mengucap barakallah, sebagaimana Rasulullah sll mencium putri tercinta *Fatimah r.a .

🌼SENTUHAN SAYANG🌼
1. Menggosok belakang kepala anak, sbagai tanda kasih sayang dan perlindungan.
2. Menggosok atas kepala/ubun2 menunjukkan kebanggaan org tua kepada anak.
3. Mengusap dahi sbagai tanda sayang dan rindu.
4. Mengusap kedua pipi tanda kasih sayang.
5. Memegang kedua tangan, untuk menenangkan anak ketika perasaannya tampak kacau dan bingung.

🍭PERHATIAN🍭
Usaplah dada anak sambil istigfargh saat ia menunjukkan kecenderungan salah atau sedang marah, utk menenangkannnya.

Lakukan tindakan mawaddah warohmah in diiringi kalimat2 thoyibah .
SEMOGA BERMANFAAT.

Selasa, 10 Desember 2019

Ketika Engkau Terdzalimi, Ingatlah Hal Ini


Assalamu'alaikum...

             [KETIKA ENGKAU TERZALIMI]
.
Yang namanya bergaul dengan manusia pasti ada saatnya qt tersakiti dan terzalimi, sebagaimana qt pun secara sadar atau tidak sering berbuat zhalim..
Allah Ta'ala berfirman: ۗ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَـظَلُوْمٌ كَفَّارٌ .
"Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)."
(QS. Ibrahim 14: Ayat 34)

Maka, sebesar apapun kebencian dan kekesalan qt pada seseorang jangan sampai membuat qt berkata dan bersikap tidak baik, bersikap tidak adil, bisa jadi suatu saat qt akan membutuhkan bantuan orang tersebut..

Allah Ta'ala berfirman:

وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰٓى اَ لَّا تَعْدِلُوْا ۗ
.
"Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 8)

Saran dan solusi ketika tersakiti/terzhalimi :

1. Sabar, tahan lisan dan perbuatan. Ingat balasan Allah kepada orang-orang yang sabar.

2. Yakin, bahwa semua yang menimpa kita adalah bagian dari taqdir Allah yang tidak bisa kita hindari.

3. Tawakkal, pasrahkan semua urusan kepada Allah. Biarkan Allah saja yang menghukum dan membalas orang yang menyakiti dan berbuat zhalim tersebut.

4. Muhasabah, introspeksi diri dan perbaiki hubungan kita dengan Allah dan hubungan kita dengan manusia. Semua musibah yang menimpa kita tidak lain karena dosa-dosa kita juga. Dengan muhasabah kita jadi tahu kekurangan dan kesalahan kita, sehinga mudah bertaubat dan meminta maaf kepada manusia. 
Sebagaimana kita ingin diampuni Allah dan dimaafkan manusia, maka kita juga harus bisa memaafkan kesalahan dan kezhaliman orang lain. Dengan demikian kita akan diampuni Allah Ta'ala.

Allah Ta'ala berfirman:

وَلْيَـعْفُوْا وَلْيَـصْفَحُوْا ۗ اَ لَا تُحِبُّوْنَ اَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَـكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
.
"Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. An-Nur 24: Ayat 22)

5. Sibukkan diri dengan ilmu dan kegiatan yang bermanfaat. Sibuk dalam kebaikan lebih baik daripada kosong dalam kesedihan.
Semoga bermanfaat..  Wassalam 🙏

#fiqihwanita#

Berjilbab Itu Bukan Dari Hati Tapi Dari Kepala Hingga Kaki

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh


1 helai rambut wanita yang sengaja diperlihatkan kepada laki-laki yang bukan muhrimnya, maka balasannya 70rb tahun di neraka.

1 hari di akhirat = 1000 hari di dunia
kalau 1 helai rambut siksaannya 70.000 tahun, maka kalian para wanita yang masih belum berhijab akan disiksa di dalam neraka selama =
70.000 x 1.000 = 70.000.000 tahun (tujuh puluh juta tahun)
itu baru hitungan satu helai rambut, berapa helai rambut di kepala kalian?
maka kalian akan merasakan siksaan yang SANGAT SANGAT LAMA...

Dan siksaan di neraka yang paling ringan adalah, diletakkan di kaki kalian satu buah batu bara dari neraka yang sangat panas, hingga bisa membuat isi kepala (otak) kalian mendidih..

renungkanlah, apakah kalian sanggup menjalani siksaan tersebut?

berhijab bukan tunggu hati, berhijab bukan tunggu niat, berhijab bukan tunggu taubat, berhijab bukan tunggu siap..
tapi berhijab sudah kewajiban setiap muslimah yang sudah ditetapkan oleh Allah..

Berhijab bukan berarti sudah sholeha, berhijab bukan berarti ahli agama, berhijab bukan berarti seorang wanita alim..
Tapi berhijab untuk mentaati apa yang Allah perintahkan agar tidak mendapat siksa di akhirat.. 

Berhijab bukan untuk mempercantik diri, Berhijab bukan untuk pamer amalan, Berhijab bukan untuk mencari perhatian orang lain, Berhijab bukan untuk Riya..
Tapi berhijab bisa merubah kebiasaan buruk seseorang..

Perempuan berhijab yang berbuat maksiat, itu tidak ada sangkut pautnya dengan HIJABNYA..
Perbuatannya memang salah, tapi kalau dia tidak berhijab maka bertambahlah kesalahannya..

Karena Hijab adalah KEWAJIBAN setiap muslimah..

Hijab bukan untuk membatasi kebebasan wanita sholeha, tapi berhijab adalah perintah Allah untuk membuat setiap wanita muslim selalu Istimewa..

Maka Jadilah wanita muslim yang Istimewa..

Barrakallah fikum

Lelaki seperti apa, Menghasilkan Istri Seperti Apa


Seorang teman merasa istrinya semakin lama semakin egois dan kasar. Karena itu, mereka bertengkar setiap hari.
Saking seringnya bertengkar, lelaki ini memiliki selingkuhan.

Akhirnya, mereka bercerai dan sang suami menikah lagi dengan selingkuhannya. Sang mantan istripun tak lama kemudian menikah lagi.
Mereka masih belum dikaruniai anak. pernikahan baru keduanya masing masing berjalan dengan sangat lancar.

Tetapi setelah menikah, istri baru dari lelaki ini semakin lamapun kelembutannya semakin pudar.
Rumah tangga mereka berakhir sama seperti yg dulu, sedikit sedikit bertengkar.

Istri barunya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, teman saya terpaksa membersihkan rumah sendiri.
Teman saya merasa nasib dia tidak baik, mengapa ia selalu memilih istri yg kurang baik, setiap hari ia mengeluh.

Sampai suatu hari, di suatu acara makan malam ia secara kebetulan bertemu dengan suami baru mantan istrinya.

Pada awalnya kedua lelaki ini tidak berbicara apa apa, tetapi setelah saling menyapa merekapun minum bersama.
Akhirnya teman saya tak bisa menahan diri lagi dan bertanya bagaimana keadaan rumah tangga mereka. Suami baru mantan istrinya ini tidak tampan, tetapi sangat teliti dalam berbicara.
Ia berkata, “Istri saya adalah wanita yg sangat hebat, sangat perhatian dan lembut, ia mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Juga sangat menyayangi saya, ia selalu bersikap baik ke orangtua, saudara, dan teman teman saya. Saatnya jujur dia akan jujur, saatnya butuh perhatian, dia akan memberi perhatian penuh. Wanita seperti ini, sudah sedikit sekali.”

Teman saya setelah mendengarnya merasa bingung, dan berpikir apa dia memang sebaik itu?. Mengapa dulu dia sama sekali tidak menyadarinya?. Pasti ini semua cuma bualan suami baru istrinya ini untuk membuat saya bingung.

Tak lama kemudian, kebetulan sekali, teman saya pergi berbelanja ke supermarket dan melihat mantan istri dan suami barunya sedang berbelanja.
Ia bersembunyi di samping dan memperhatikan, akhirnya ia menyadari pasangan itu benar benar bahagia.

Kebahagian itu bisa ia lihat dari senyuman mantan istrinya yg selalu bermekaran. Juga bisa dilihat dari pelukan lembut yg diberikan oleh lelaki di sampingnya itu.
Sebenarnya, di bermacam situasi, istri berubah menjadi malaikat atau berubah menjadi nenek sihir, semua tergantung pada lelaki.

Didetik wanita memutuskan untuk menikah, ia juga memutuskan untuk menjalani hidup dengan baik bersama suaminya.
Walaupun dalam pernikahan, kesabaran merupakan suatu kebajikan, tetapi jika ada cinta maka ada toleransi.
Saat anda merasa tidak puas dengan wanita anda, wanita pun tidak peduli lagi.

Jadi, jika anda menginginkan wanita baik seperti malaikat, terlebih dahulu perlakukan dia sebagai malaikat.
Karena semua wanita di dunia yang sudah menjadi “istri seseorang” memiliki potensi menjadi malaikat.

Saat anda bisa melakukannya dengan baik, anda akan menyadari bahwa perubahan sikap anda dapat membentuk sesosok malaikat yang sempurna.

Cinta wanita muncul karena kasih sayang pria, Kebencian wanita muncul karena kebohongan pria; 
Keluhan wanita muncul karena kedinginan pria. Kebahagiaan wanita muncul karena kehangatan pria. 
Kecantikan wanita muncul karena dimanjakan pria. Kerusakan wanita adalah hutang pria.

Wanita adalah sebuah piano, jika bertemu dengan seorang pianis handal, suara yg dihasilkan adalah lagu kelas dunia, 
jika dimainkan oleh orang biasa, maka akan menghasilkan lagu pop, 
tetapi apabila dimainkan oleh orang sembarangan, pasti tidak akan membentuk sebuah lagu.

Kekurangamu Adalah Perisaimu


Kekuranganmu Adalah Perisaimu

Engkau yang sedang membaca tulisan ini, Apa yang menjadi aibmu? Apa kekuranganmu? Adakah engkau menemukan sesuatu diragamu yang apabila orang lain tahu akan membuatmu malu? atau jika orang lain tahu seakan semua manusia akan menjahuimu?

Cukup, Pertanyaan tadi tidak memerlukan jawaban, biar engkau dan Allah yang tahu , atau bersama seseorang yang mampu menjaga rahasiamu.

Memang manusia adalah sebagus-bagus makhkuk yang diciptakanNya, namun apa yang engkau dapatkan belum tentu sama seperti orang lain miliki.

Baiklah sebelum engkau bertanya, "Kenapa Tuhan memberikan kekurangan tersebut kepadaku?" simak dulu satu
peristiwa penting ini, yaitu ketika Nabi Musa AS dan Nabi Khidir AS menjumpai seorang anak kecil yang bermain di pinggir sebuah kampung. Kemudian, Khidir AS mendekati anak itu. Secara tiba-tiba, Khidir AS membunuh anak kecil itu. Tentu saja secara spontan Musa AS terkaget dan sungguh kesal dengan perbuatan yang dilakukan Nabi Khidir. Ia bertanya-tanya, mengapa anak kecil yang  terlihat tidak melakukan kesalahan apapun  dibunuh begitu saja di depan matanya.

Alasan Nabi Khidir membunuh ialah karena anak kecil itu sebenarnya akan menjadi jahat di waktu dewasa, dan pada saat itu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegah kemunkaran dimasa mendatang adalah dengan membunuhnya.

Memang terlihat kejam, bahkan nabi Musa pun komplain atas perlakuan Nabi khidir tersebut, namun Allah Mahatahu apa yang baik dan apa yang tidak baik.

Dari kisah Musa dan Khidir tadi, apakah kamu dapat menemukan kata kunci terhadap apa yang sedang engkau alami? kekurangan-kekurangan yang ada pada ragamu, dapatkah kau selami hikmahnya?

Baiklah, mari kita dalami lebih jauh lagi tentang hal ini, pikirkan terlebih dahulu anak kecil yang dibunuh tentunya  sedang tidak berdosa, hanya saja kemungkaran akan dilakukannya ketika  dewasa.  Dalam islam kita tahu bahwa anak kecil yang meninggal dunia akan dimasukkan ke dalam surga. Secara pandangan manusia yang kurang pengetahuannya akan mengganggap sebuah kezaliman, tetapi karena Allah Mahapengasih lagi Mahapenyayang maka diberikanlah keselamatan, bayangkan jika anak tersebut dibiarkan hidup hingga dewasa, sedangkan kemunkaran dilakukannya, bukankah neraka tempatnya?

Kembali lagi kepada pembahasan kita, apa yang engkau lihat dari kekuranganmu sekarang?

Aib atau cacat yang engkau miliki bukanlah kedzaliman dari Rabbmu, melainkan adalah  kasih sayangNya, engkau dibatasi daripada melakukan kesalahan, kemunkaran, dan kemaksiatan. Engkau tidak dicabut nyawa saat kecil, walau Dia tahu maksiat akan engkau kerjakan, engkau telah dibiarkan menghirup nafas hingga dewasa tetapi disisipkan kekurangan pada ragamu agar engkau tidak berjalan dengan congkak, tidak berbuat semena-mena, dan dibatasi tingkah lakumu supaya selamat jiwa ragamu.

Semua kekurangan itu akan dipandang sebagai ketidakadilan Tuhan oleh orang yang tidak diberikan pengetahuan, sedangkan orang yang memahami, merenungkan penciptaan dan pandangannya menembus akhirat akan menjalaninya dengan keridhaan. Hingga-hinga ia mengucapkan "Alhamdulillah, Allah mengasihiku dan telah menyelamatkanku."

Ucapan syukurnya bukan sebatas kata-kata, sebab ia telah melihat dan merasakan bagaimana kehidupan,
apa yang akan terjadi seandainya Tuhan tidak memberikan kekurangan pada dirinya. Itulah yang ia renungkan, digali lebih jauh potensi-potensi yang dapat mencelakakan diri hingga tersingkaplah hikmah dari Sang Pencipta.

Lihatlah cumi-cumi dilaut, apakah ada yang menganggap tubuh lemah gemulainya dan tinta hitam yang dibawa sebagai ketidakadilan Tuhan?
Tidak, bahkan tinta hitam itu berfungsi sebagai perisai dari serangan musuh, bila ada yang membahayakan langsung ia seburkan untuk mengacaukan pandangan dan ia berhasil meloloskan diri.

Begitupula apa yang ada pada dirimu, kekurangan yang mungkin pernah terbesit dihati sebagai  kedhaliman, atau setidaknya engkau tangisi sebenarnya adalah perisaimu.
Perisaimu dari Api Neraka.

"Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku menjadikan kezaliman itu haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi. Wahai hamba-Ku, kalian semua sesat kecuali orang yang telah Kami beri petunjuk, maka hendaklah kalian minta petunjuk kepada-Ku, pasti Aku memberinya......
(Hadist Arbain)















Lidah Tak Bertulang Namun Bisa Menembus yang Tak Ditembus Jarum

Bismillah
AKHI ukhti

Pernah melihat parang besar yang digunakan untuk memotong tulang belulang

Atau pisau operasi yang kecil namun tajam

Tentunya orang akan berhati-hati membawa dan menggunakannya, jangan sampai salah dan membahayakan diri sendiri atau orang lain

Tahukah engkau?! Bahwa dirimu selama ini ketika pulang pergi, berdiri dan duduk selalu Membawa senjata yang lebih tajam dari belati operasi dan
Lebih gahar dari parang besar pemotong tulang?

Yaitu lisanmu sendiri

Betapa sering lisan ini mengeluarkan kata-kata yang tidak diridhoi Allah dan kita meremehkannya, padahal kata-kata itu menceburkan ke dalam api neraka

● Betapa sering lisan ini menusuk dan merobek hati orang lain, tanpa ada darah yang keluar sehingga membuat luka dalam yang menakutkan

● Persahabatan juga retak gara-gara lisan

● Suami/istri menghancurkan rumah tangga yang dibangun bertahun- tahun dengan lisannya

● Abu Jahal dan Abu Lahab akhirnya mati kafir karena lisannya tidak mengucapkan kalimat La ilaha illa Allah 

● Ada seorang wanita yang ahli ibadah, shalat malam, puasa sunnah, sedekah namun gara-gara lisannya suka menyakiti tetangga maka ia pun masuk neraka

Lisanmu adalah belatimu

Lisan tidak bertulang namun dapat menembus apa yang tak ditembus oleh jarum

Akhi wa Ukhti…
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memperingatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka itu masuk neraka karena hasil kerja lisannya, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbicara dengan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu.

“Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?”

Jawabku: “Iya, wahai Rasulullah.”

Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini”.

Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kami dituntut karena apa yang kami katakan?”

Maka beliau bersabda: “Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang tersungkur mukanya atau batang hidungnya di dalam neraka, melainkan karena hasil ucapan lisan mereka?” (HR. Tirmidzi)

Maka, Berpikirlah sebelum berkata atau menuliskan sesuatu, baik itu komentar dsb

Medsos sering memancingmu untuk:

Say something or write something

Renungkan apa yang hendak kau ucapkan atau kau tulis

Tidak semua yang ketahui itu kau ungkapkan
Pertimbangkan beberapa hal
Apa memang perlu diucapkan ?
Apa waktunya tepat ?
Apa engkau orang yang pantas mengutarakan ?

Setelah itu silakan kau memutuskan !

بارك الله فيكم

 Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya 
Barakallah fikum.

                                           

والله أعلم بالصواب

Senin, 09 Desember 2019

Janganlah Menikah Hanya Karena Iba

WANITA SHOLIHAH

Wanita shalihah bukan tergantung pada purdah yang menutupi wajahnya , tapi ada pada keanggunan akhlaknya

Wanita shalihah bukan yang bersaing menunjukan dirinya disosial media
Tapi ada pada sifat malunya yang memilih tetap tersembuyi dari fitnah dunia

Wanita shalihah bukan yang pandai berkata-kata tentang agama , tapi ada pada pembuktian saat ia sanggup mengamalkan ilmunya

Wanita shalihah bukan dilihat dari banyak nya koleksi gamis atau purdahnya , tapi ada pada kesederhanaan yang melekat pada dirinya

Semakin shalihah seorang wanita maka ia akan semakin sederhana dan semakin punya malu yang melekat kuat dalam hatinya

kesederhanaan takkan membuat wanita merasa lebih tinggi atau lebih cantik dari yang lain

Kesederhanaan takkan membuat wanita Zuhud terhadap dunia

Malu adalah mahkota yang paling berharga dan harus ada pada wanita

Semakin Malu ia semakin ia punya nilai  Dan tidak seharusnya ia memberi celah pada laki-laki untuk memandinginya , memujinya apalagi menghayalkan nya . Ia akan semakin tertunduk malu dan merasa risih jadi tatapan banyak mata

Wanita shalihah tidak punya keinginan dikenal banyak orang didunia apalagi populer didunia maya sebab baginya yang penting adalah Allah mengenalinya

Hakikatnya semakin wanita berusaha menjadi shalihah, ia akan semakin giat memperdalam ilmu agamanya dan berusaha memberi tauladan yang baik bagi sesamanya

Bukan sekedar merubah casingnya, tapi tetap cacat akhlaknya . Bukan sekedar terlihat shalihah didunia maya tapi benar-benar berjuang menjadi shalihah demi Ridho Allah semata .
.
Selamat berjuang menjadi wanita yang benar-benar shalihah bukan yang berpura-pura shalihah. Aamiin ya Allah.. ❤
.

Kau Adalah Ketidak Mungkinan yang Aku Semogakan

Kau adalah ketidak mungkinan yg selalu aku semoga kan 

Semakin ku fikir aku ingin memiliki mu
 namun semakin ku fikir lagi aku ingin mengakhiri.
.
Ketika rasa ini tumbuh pada usia dini, aku takut menyesakan hati.
Ini seperti kurungan yang susah untuk di lepaskan.
Kau adalah ketidak mungkinana yg selalu aku semoga kan 

Mungkin tak mudah untuk mengakhiri ini semua, entahlah aku yang menjauh ataukah kamu yang akan menjauh, tapi jika kita tidak melangkah aku takut hatiku bertahan dengan rasa yang pedih.
.
Semakin aku membuka hati semakin menyakitkan, nyatanya aku ingin meninggalkan kisah yang sungguh ingin ku lanjut, bukankah suatu yang di takdirkan kita tidak akan menjadi milik orang lain.

Aku tak berjanji akan menunggu mu, tapi bila kita berjodoh,
Aku yakin hati mu dan hati ku tak akan berubah sampai kita di pertemukan kembali

Dan ternyata cinta Allah lah yang paling utama dari itu semua, aku yakin dengan penantian ini akan ada orang yg di takdirkan untuk ku.
.
Ketahuilah cinta kepada Allah tidak pernah bertepuk sebelah tangan ,
semakin kita mencintainya semakin pula Allah mencintai kita.
Hebatlah dalam menunggu,
Menunggu ketentuan-Nya
.
Akan ku pertahankan kau di dalam doa ku 

.
✍Airiya Rahmadhani

Surat Kecil Untuk Baginda Rasulullah Saw


Dengan tangan kotor berlumur dosa Ya Rasulullah,
sepucuk surat ini kutulis dengan tinta iman yang kini semakin mengering,
dan di atas Kertas burang dengan coretan-coretan kemunafikan.

Untukmu di Sana wahai Makhluk Suci yang sangat merindukan Kami.
Sholawat dan Salam atasmu wahai Para pemimpin Nabi.
Enkaulah Sang pembawa Risalah yang telah menunaikan Amanah Langit di Bumi.

Duh..
Andai saja saat ini engkau disini.
Tentulah tak ada kaum yang menghinakan kami.

Apalagi memecah belah umat ini.
Bendera islam pun berbikar di puncak tertingi.

Tak banyak yang ingin kusampaikan Ya RasuluLlah, hanya ingin menceritakan keadaan kami.

Ya.. Kamii.
Umatmu yang kau sebut sebagaimana dalam hadist dengan "saudara-saudaramu yang kau rindukan".
Bukankah engkau mengatakan kepada para sahabat-sahabat muliamu; "Aku ingin (sekali) bertemu dengan saudara-saudara kita"
laku para sahabat pun bertanya; "Bukankah kami semua saudaramu ya rasulullah?"
Rasulullah menjawab; "Bukan ! Kalian adalah sahabat-sahabatku.
Sedangkan saudaraku adalah mereka yang hidup setelah (ku)."
(Musnad Imam Ahmad)

Wahai Rasulullah Saw,
para wanita golongan kami yang dulu mati-matian kau perjuangkan kemuliaa dan kehormatanya kini malah setengah mati menjatuhkan diri mereka dilembah kerendahan.
Para anak-anak yang kau katakan Amanah yang tak boleh di sia-siakan, sekarang ditelantarkan dan disuap dengan butiran nasi bais keterbelakangan.
Para orang tua yang kau larang disakiti,
kini sangat mudahnya dizhalimi.
Keadilan yang begitu kau agung-agungkan pun,
kini seperti sebuah khayalan.

Wahai Rasulullah
benarkah kami yang kau rindukan.?
Sedangkan sholatmu dan sholat kami seperti langit dan bumi.
kami lalai dalam dzikir kami,
bagaimana mungkin kami brdzikir dalam kelalaian kami.
Bacaan Al-Qur'an kami juga Hanya Sampai di Makhraj Hamzah,
terhenti disitu jarang menembus kulit hati kami.
Mata kami sering basah,
menangis, tapi bukan karena rindu kami kepadamu ya Rasulullah Saw.
Kami hanya menangis saa kehilangan Dunia Kami. Kami pun bersedih, tapi bukan karena ibadah-ibadah yang luput terlewati.

Wahai Rasulullah Saw
Alangkah Cintanya engkau kepada kami,
umatmu yang kini sering melupakanmu.
Padahal nanti saat manusia-manusia saling menyalahkan, saat semua oran dan bahkan para Nabi pun mementingkan diri sendiri agar selamat dari Azab Allah Swt sambil mengatakan "Nafsi-Nafsi" (diriku-diriku).
Lisanmu yang mulia itu malah mengulang-ulang kalimat: "Ummati-Ummati" (umatku-umatku).
Hati siapa yang tak akan luluh bila mengetahui cintamu kepada umatmu?

Air mata siapa yang tak menetes jika mengingat perjuanganmu?
Kepala yang tidak tertunduk malu mengenang sejarah hidupmu? Kecuali hati yang telah tertutupi dosa, mata yang silau dengan dunia, dan kepala orang-orang yang sombong yang tak tau diri

wahai Rasulullah Saw
Masih ingat dalam ingatanku, engkau bersumpah: "Demi (tuhan) yang jiwaku berada didalam Kekuasaan-Nya.
Tidak sempurna Iman Seseorang diantara kamu sampai aku DiCintainya melebihi cintanya kepada Anaknya, orang tuanya dan manusia seluruhnya

Ma.af kan kami wahai Rasulullah Saw,🙏
ma.af kan kekurangan kami..🙏

Aamiin ya rabb🤲

💦Allahuma shalli alaa sayiidina Muhammad💦

Sudah, Akhiri Kesedihan dan Kecewamu


Sudah ya, akhiri kesedihan dan kecewamu, seperti apapun keadaanmu sekarang jangan pernah lupa untuk bersyukur, karena setiap permasalahan pasti memiliki pelajaran tersendiri untukmu.

Kamu harus mampu berterimakasih kepada Allah, meski keadaan tidak terjadi seperti yang kamu harapkan, percayalah Allah memiliki rencana hebat untukmu nanti.

Jangan gelisah lagi, jangan gusar lagi, tenangkan hatimu, berusahalah untuk tidak menggerutu pada keadaanmu yang saat ini mungkin sangat tidak menyenangkan dan sangat menyiksa.

Kamu harus meluaskan pikiranmu, jika memang saat ini kamu masih menderita maka hari esok pasti kamu akan bahagia.

Bukan ngapusi, cuma memang begitulah hukum kehidupan yang masih berputar dengan semestinya, apapun yang datang kepadamu akan berputar bergantian.

Iya, dunia ini akan selalu berputar, jika memang saat ini kamu bersedih maka nanti kamu pun akan bertemu dititik bahagia.

Kamu akan menemukan keindahan dibalik keresahan yang kamu alami sekarang, karena Allah sedang mengaturnya sempurna untukmu.

Ketahuilah, Allah selalu menciptakan sepaket segala sesuatunya, maka berbaik sangkalah kepada Allah tiada henti, meski kenyataannya Dia menghadapkanmu pada kisah yang paling tidak senang sekalipun.

Jangan pernah lupa, ajarkan hatimu untuk selalu bersyukur kepada Allah atas apapun yang menjadi persembahan-Nya, jangan kalah dengan rasa gelisah dan takutmu.

Ingat, kamu harus selalu berjuang menepis apa yang sekiranya membuatmu lemah dan terjatuh, karena apapun itu pasti akan bertemu dititik akhir yang indah.

📝Lailiyatus Sa'adah
🎨Niar'pranata

Wahai Muslimah Ketahuilah Hak Suamimu

Bismillah

🌼🌿🌼🌿🌼🌿🌼

Di antara hak-hak suami atas isterinya adalah sebagai berikut :
.
1. Wanita yang cerdas dan pandai akan mengagungkan apa yang telah diagungkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan menghormati suaminya dengan sebenar-benarnya, ia bersungguh-sungguh untuk selalu taat kepada suami, karena ketaatan kepada suami termasuk salah satu di antara syarat masuk Surga.
.
2. Di antara hak suami atas isteri, seorang isteri harus menjaga kehormatan dan memelihara kemuliaannya serta mengurusi harta, anak-anak dan segala hal yang berhubungan dengan pekerjaan rumah.

3. Berhias dan memperindah diri untuk suami, selalu senyum dan jangan bermuka masam di depannya. Jangan sampai menampakkan keadaan yang tidak ia sukai. .

4. Isteri harus selalu berada di dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali atas izin suami.
.
5. Janganlah seorang isteri memasukkan orang lain ke dalam rumah kecuali atas izinnya.
.
6. Isteri harus menjaga harta suami dan tidak menginfaqkannya kecuali dengan izinnya.
.
7. Janganlah seorang isteri melakukan puasa sunnah sedangkan suami berada di rumah kecuali atas izinnya,
.
8. Janganlah seorang isteri mengungkit-ungkit apa yang pernah ia berikan dari hartanya untuk suami maupun keluarga, karena menyebut-nyebut pemberian akan dapat membatalkan pahala.
.
9. Isteri harus ridha dan menerima apa adanya, janganlah ia membebani suami dengan sesuatu yang ia tidak mampu.
.
10. Isteri harus bersungguh-sungguh dalam mendidik anak-anaknya dengan kesabaran.
.
Sumber artikel
https://almanhaj.or.id

🌻🌿🌻🌿🌻🌿

Kenapa Setelah Menikah Masih Juga Hidup Miskin?


ASSALAMU'ALAIKUM 

Jika sudah menikah namun belum juga kaya, bagaimana?

Ada beberapa alasan disebutkan oleh para ulama sebagaimana diutarakan oleh Syaikh Musthafa Al-‘Adawi hafizhahullah

1️⃣ Kecukupan itu tergantung kehendak Allah (masyiah Allah). Sebagaimana Allah Ta’alaberfirman,
وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ
“Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki.” (QS. At-Taubah: 28)
فَيَكْشِفُ مَا تَدْعُونَ إِلَيْهِ إِنْ شَاءَ
“Maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadaNya, jika Dia menghendaki.” (QS. Al-An’am: 41)
.
.
2️⃣ Umumnya, orang yang menikah akan diberi kecukupan rezeki oleh Allah

3️⃣ Jika yang menikah tadi dengan menikahnya ingin menjaga kesucian diri, itulah yang membuat Allah beri kecukupan (sebagaimana janji dalam hadts yang disebutkan di atas)

4️⃣ Kecukupan itu diperoleh bagi yang bertakwa pada Allah dan mencari sebab yang syar’i untuk mendapatkan rezeki

5️⃣ Yang dimaksud ghina (cukup atau kaya) di sini adalah kaya hati atau hati yang selalu merasa cukup (alias: qana’ah)

6️⃣ Yang dimaksud adalah Allah beri kecukupan dengan karunia-Nya dengan yang halal sehingga ia terjaga dari zina

7️⃣ Kekayaan itu diperoleh karena jatah rezeki untuk suami bergabung dengan rezeki istri

🖌 @samawayadotcom @akak.nawafil  ❣  

Sholat Tidak Diterima Selama 40 Hari Akibat Percaya Peramal

HUKUM BEROBAT KE DUKUN DAN ORANG PINTAR

Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah 

Pertanyaan : 

Apakah boleh berobat kepada tukang sihir atau dukun. Apakah ini tergolong syirik yg menggugurkan amalan? 

حكم التداوي عند السحرة ونحوهم
س: هل يجوز التداوي من عند الساحر، أو من عند الكاهن، وهل هذا يعد من الشرك المحبط للعمل أم لا؟.  

Jawaban : 

Tidak boleh berobat kepada tukang sihir dan dukun. Karena Nabi shallallahu alaihi wasallam melarang kita mendatangi tukang sihir dan dukun. Beliau bersabda :

 "Janganlah kalian mendatangi mereka (para dukun). 
Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda : 
Barang siapa yg mendatangi tukang ramal lalu ia menanyakan sesuatu, shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh hari." 
(HR. Muslim) 

🔸✍🏼 ج: لا يجوز التداوي من عند السحرة والكهنة؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم نهى عن إتيان السحرة والكهنة، قال: لا تأتوهم، وقال عليه الصلاة والسلام: « من أتى عرافًا فسأله عن شيء، لم تقبل له صلاة أربعين يومًا»رواه مسلم في الصحيح، 

Dukun, tukang sihir, tukang ramal dan semisal mereka. Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : 
Barang siapa yg mendatangi dukun dan membenarkan apa yg dia katakan, maka sungguh dia telah kafir dengan apa yg diturunkan kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam. 

Beliau juga bersabda :

 "Bukan golongan kami orang yg melakukan sihir, atau disihirkan, bukan golongan kami orang yg praktek perdukunan atau minta diperdukunkan." 

الكاهن والمنجم والساحر والرمَّال وأشباههم وقال صلى الله عليه وسلم: «من أتى كاهنًا وصدقه بما يقول: فقد كفر بما أنزل على محمد» عليه الصلاة والسلام، وقال: « ليس منا من سَحر أو سُحر له، وليس منا من تكهن أو تكهن له»،

Maka tidak sepantasnya seorang mukmin untuk mendatangi tukang ramal, atau para dukun atau tukang nujum. Bahkan dia harus waspada dengan puncak kewaspadaan. Tidak boleh bertanya kepada mereka, tidak boleh mempercayai mereka. Bertanya kepada mereka itu kemungkaran bukan termasuk kesyirikan, akan tetapi kemungkaran. Dan membenarkan mereka dalam hal ghaib,

Kisah Pengantin Miskin di Sebuah Ladang

Sepasang pengantin baru yang sangat miskin tinggal di ladang yang kecil. Mereka ini masih muda. 


Pada suatu hari si suami membuat cadangan berikut kepada isterinya.
“Sayang, saya akan meninggalkan rumah ini. Saya akan mengembara jauh, untuk mencari pekerjaan dan bekerja keras supaya dapat memberikan kamu kehidupan yang selesa yang selayaknya kamu dapat.  

Saya tidak tahu berapa lama saya tinggal jauh dari kamu, cuma satu yang saya pinta, tunggu kepulangan saya, dan sepanjang kepergian saya, kamu harus setia kepada  saya, kerana saya akan setia kepada kamu.

Isterinya bersetuju, jadi pemuda itupun pergi. Dia jalan berhari-hari sehingga akhirnya dia bertemu dengan seorang peladang yang memerlukan pekerja. Pemuda itu menawarkan khidmatnya. Dia diterima. Oleh itu dia membincangkan syarat-syarat dengan majikannya. 

“Saya akan bekerja selama mana yang saya mau dan apabila saya ingin pulang, tolong lepaskan saya daripada pekerjaan saya. Saya tidak mau menerima gaji saya. saya mau kamu simpankan itu untuk saya, sehingga pada hari saya akan pergi. Pada hari saya memutuskan untuk pulang, tolong berikan wang saya.”
Mereka sama-sama bersetuju. Jadi, pemuda itu bekerja selama dua puluh tahun tanpa  cuti dan tanpa rehat. 

Selepas dua puluh tahun, dia mendatangi majikannya dan berkata, “Tuan, saya mahukan wang saya, kerana saya ingin pulang.”

Majikan itu menjawab, “Baiklah, lagipun saya telah membuat perjanjian dengan kamu dan saya mematuhinya. Bagaimanapun, sebelum kamu pergi saya ingin menawarkan kepadamu sesuatu yang baru. 

Saya akan berikan semua wang kamu dan benarkan kamu pergi; atau saya berikan kamu tiga nasihat, tetapi kau tidak akan dapat wang itu. Sekarang, pergilah ke bilikmu dan fikirkan keputusanmu.”

Dia berfikir selama dua hari. Kemudian dia pergi berjumpa dengan majikannya dan berkata, “Saya mahukan tiga nasihat itu.”
Majikan itu menekankan semula, “Jika saya berikan kepadamu tiga nasihat, kamu kehilangan wangmu itu.”
Pemuda itu menjawab, “Saya mahu tiga nasihat itu.”

Kemudian majikan itu memberikan tiga nasihat:

1. Jangan mengambil jalan pintas dalam kehidupanmu, jalan pintas dan tidak diketahui boleh membahayakan nyawamu.

2. Jangan sekali-kali terlalu ingin tahu, kerana keingintahuan terhadap kejahatan boleh membunuh.

3. Jangan membuat keputusan ketika dalam kemarahan atau kesakitan, kerana  apabila kamu menyesal, itu sudah telambat.

Selepas memberikan tiga nasihat ini, majikan itu berkata kepadanya, “Di sini   ada tiga buku roti untukmu, dua untuk kau makan semasa dalam perjalanan dan yang terakhir adalah untuk kau makan bersama isterimu setelah kau sampai di rumah nanti.”

Jadi, pemuda itupun pergi, selepas dua puluh tahun jauh dari rumah dan isterinya  yang dia sangat cintai.

Selepas lima hari perjalanan, dia bertemu dengan seorang lelaki yang menyapa dia dan bertanya, “Ke mana kau pergi?”
Pemuda itu menjawab, “Ke suatu tempat kira-kira 20 hari perjalanan jika saya terus berjalan.

Orang itu berkata kepadanya, “Wahai pemuda, jalan itu sangat panjang! Saya tahu jalan pintas yang sangat selamat dan kau akan sampai dalam masa 5 hari sahaja.” 

Pemuda itu mula ikut jalan yang dicadangkan, tetapi kemudian  dia teringat nasihat yang pertama. Lalu dia kembali mengikut jalan yang panjang. Beberapa hari kemudian dia ketahui bahawa jalan pintas itu membawa kepada serangan hendap.

Selepas beberapa hari perjalanan lagi, dia dapati rumah tumpangan di tepi jalan, di mana dia boleh berehat. Dia membayar sewa bilik dan setelah mandi dia baring untuk tidur. Pada malam itu dia terbangun kerana dia mendengar  jeritan yang menakutkan. 

Dia bangun dan pergi ke pintu untuk melihat apa yang berlaku. Ketika dia hendak membuka pintu, dia ingat nasihat yang kedua. Oleh itu dia kembali, baring dan tidur semula.
Esoknya, selepas sarapan, pemilik rumah tumpangan itu bertanya kepadanya sama ada dia tidak mendengar jeritan malam itu. Pemuda itu mengesahkan bahawa dia telah mendengar.

Kemudian tuan rumah itu berkata, “Kamu tidak ingin tahukah apa yang berlaku?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak.”
Tuan rumah itu berkata, “Kamulah tetamu pertama yang meninggalkan rumah ini hidup-hidup. Jiran saya benar-benar gila. Dia biasanya menjerit pada waktu malam untuk menarik perhatian orang. Apabila tetamu keluar, dia membunuh mereka dan menguburkan mayat mereka di belakang rumah.”

Pemuda itu meneruskan perjalanannya, tak sabar-sabar sampai lebih awal.
Selepas beberapa hari dan malam berjalan, pemuda itu sangat penat, tetapi akhirnya dia nampak rumahnya  dari jauh. Waktu itu sudah malam. 

Ada cahaya dari tingkap dan dia nampak bayang-bayang isterinya. Tetapi dia lihat isterinya tidak bersendirian. Pemuda itu datang lebih dekat dan melihat ada seorang lelaki bersama isterinya. Dia memutuskan untuk menyerbu dan membunuh mereka berdua tanpa belas kasihan. Bagaimanapun, dia menarik nafas panjang dan mengingati nasihat yang ketiga. Lalu dia berhenti, dia memutuskan untuk tidur di luar pada malam itu. Dia tidur di semak, memutuskan untuk membuat keputusan esoknya.

Setelah pagi, dia lebih tenang dan dia berkata dalam hati,  “Saya tidak akan bunuh isteri saya dan kekasihnya. Saya akan kembali kepada majikan saya untuk meminta dia terima saya semula. Tetapi sepelum saya pergi, saya mau katakan kepada isteri saya bahawa  selama ini saya tetap setia kepadanya.”
Dia ke pintu dan mengetuk. Apabila isterinya membuka pintu dan mengenali dia, si isteri menangis dan memeluknya dengan perasaan yang gembira sekali. 

Suami itu cuba menolak isterinya tetapi tidak berdaya. Kemudian, dengan linangan air mata dia berkata kepada isterinya, “Saya tetap setia padamu tetapi   kamu menghianati  aku.
Isterinya terkejut, lalu dia menjawab, “Bagaiama saya menghianati kamu? Saya tidak pernah menghianati. Saya dengan sabat menanti  kamu selama dua puluh tahun.”

Kemudian si suami bertanya, “Bagaimana dengan lelaki yang kau usap-usapi semalam?”
Isterinya menjawab, “Lelaki itu adalah anakmu. Ketika kamu pergi, saya dapati saya sudah mengandung. Hari ini genaplah umurnya yang kedua puluh tahun.”

Setelah mendengarnya, si suami memohon ampun dari isterinya. Dia berjumpa dan memeluk anaknya. Kemudian dia menceritakan semua yang dia alami selama pemergiannya. Sementara itu, isterinya menyediakan minuman untuk mereka makan bersama roti terakhir yang diberikan oleh majikan si suami. Selepas doa kesyukuran, dia  mematahkan roti itu. 

Di dalam roti itu dia melihat wangnya, semuanya. Bahkan, wang itu lebih daripada gaji yang sepatutnya dia terima bagi kerjanya yang dedikasi selama dua puluh tahun.

Kawan-kawan, begitula umpama Allah mengajar kita. Apabila dia meminta kita buat pengorbanan, dia ingin memberikan kita lebih banyak daripada apa yang kita berikan kepadaNya. Dia mau kita memiliki hikmatNya yang unik dan juga berkat kebendaan.

 "RENUNGAN BUAT KITA YG SEMAKIN TUA"

1. Sisα hίdυρ semakin pendek:
» yg boleh kita makan, makanlah;
» yg boleh kita pakai, pakailah;
» yg Ingin kita beli, belilah;
» kalau masih mampu memberi, berilah;
» masih mampu berbagi, berbagilah.

Kerana semua yg ada tidak boleh kita bawa ke kubur. Jangan khuatir dgn ahli waris, Allah yg akan mengatur rezeki selagi mereka berusaha. 
Nikmatilah hίdυρ ini dgn pasangan kita selagi masih ada.

2. Sehari berlalu, umur berkurang sehari. Bila kita lewati hari ini dgn berbahagia, kita sangat beruntung, berbuat baiklah & selalu mengucap syukur, kerana kita tdk tahu bila kita akan dipanggil 'pergi'.

3. Waktu cepat berlalu, hidup itu sangat singkat dan susah. Dalam sekejap kita memasuki masa tua, itu PASTI ! 

4. Bila membandingkan ke atas, kita akan selalu merasa kurang; membandingkan ke bawah, kita merasa lebih; bila kita mampu merasa cukup dan mensyukuri apa yang kita punya, kita pasti bahagia. 
Bersyukurlah dengan apa yg kita ada. Manfaatkan ia sebaiknya. 

5. Harta, kekayaan, pangkat, kedudukan, kehormatan --- semua itu hanyalah sementara, hanya pinjaman. 
Yang terbaik dan terpenting adalah Perilaku Yg Baik, sentiasa membantu orang, tidak berbuat hal2 tercela, mengawal  diri. 
Jangan menyakiti hati orang lain kerana karma itu ada...
dan yang terpenting melatih diri agar selalu sihat zahir dan batin. 
Ini kerana KESIHATAN adalah KEKAYAAN kita dan modal utama menikmati kebahagiaan hίdυρ ini.

6. Kasih ibubapa  kepada anak2 tidak ada batasnya !!!.
Kasih anak2 terhadap ibubapa jelas batasnya. 

Sedarlah! tatkala  anak sakit, hati ibubapa  terhiris; 
tapi tatkala ibubapa sakit, anak cuma menengok dan bertanya2 ala kadar...
Anak2 memakai wang orang tua sudah seperti keharusan, tetapi orang tua memakai wang anak semacam pasti tidak berlaku!!! 
Oleh itu CUKUPILAH diri sendiri dan berikanlah pada anak seBIJAKSANA mungkin.

7. Rumah ibubapa  adalah rumah anak, tetapi rumah anak belum tentu jadi rumah ibubapanya. Ibubapa selalu memberikan anak2 tanpa batas...  tetapi tidak semua anak akan berbakti kepada ibu bapa. SELAMAT MENITI HARI TUA 😊

Aku berdoa.. 

Muliakanlah yang membaca pesan ini;
Lapangkanlah hatinya;
Bahagiakanlah keluarganya, dan luaskan rezekinya seluas lautan yang Engkau ciptakan;
Mudahkan segala urusannya; Kabulkan cita-citanya;
Jauhkan dirinya dari segala penyakit, fitnah, prasangka keji, berkata kasar, dan mungkar;
Jauhkan dari segala musibah serta terimalah semua amal ibadahnya; dan
Kelak jadikanlah dia sebagai penghuni Syurga-Mu.

Inspirasi......

Ahli Ibadah yang Rugi ini pun Tersungkur Menangis

(gambar ilustrasi)

Ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya. 
Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah absen melakukan sholat tahajud.

Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu untuk tahajud, 
Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yang duduk
 di bibir sumurnya. Abu bertanya,

 “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau....????”

 Sambil tersenyum, sosok itu berkata;
 “Aku Malaikat utusan Allah”.

Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga karena kedatangan tamu malaikat mulia. 
Dia lalu bertanya, 

“Apa yang sedang kamu lakukan di sini....??????”

 Malaikat itu menjawab,
 “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.” 

Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; 
“Wahai Malaikat, buku apakah yang kau bawa.....?????”

Malaikat menjawab; 
“Ini adalah kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati 
namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu.

 “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ....????? ?” 

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya 
yang tidak kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, 
Berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam.

 “Baiklah, aku buka,”
 kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak
 menemukn nama Abu di dalamnya. Tidak percaya, Abu bin Hasyim meminta 
 Malaikat mencarinya sekali lagi. 

“Betul … namamu tidak ada di dalam buku ini...!!!!” 
Kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat.
 Dia menangis se-jadi-jadinya.

 “Rugi sekali diriku yang selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud
   dan bermunajat … tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba 
   pecinta Allah,” 

ratapnya. Melihat itu, Malaikat berkata,
 “Wahai Abu bin Hasyim.....!!!! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam
   ketika yang lain tidur … mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang
   lain terlelap dalam buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya....??????” 
Tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allâh, tapi engkau pamerkan dengan rasa 
 bangga kemana-mana dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan 
 kirimu ada orang sakit atau lapar, tidak engkau tengok dan beri makan. 
 Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau 
 sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allâh..??? ?” 
 kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti disambar petir di siang bolong. Dia tersadar 
hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allâh semata (hablumminAllâh), 
Tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam.
Semuga manfaat,  Amiiiin...
.
 Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak , 
 kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa 

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada 
(meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.
" (HR. Al-Bukhari)

Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu. Aamiin..

Semoga yg berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal'alamiin..

Semoga bermanfa'at aamiin.

Kisah Tukang Sol Sepatu yang Menjadi Pembicaraan Malaikat

Abu 'Abdurrahman Abdullah ibn al Mubarak al Hanzhali al Marwazi, seorang ulama' masyhur di Makkah yang menceriterakan riwayat ini.

Suatu ketika, setelah selesai menjalani ritual ibadah haji, ia beristirahat dan tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua Malaikat yang turun dari langit, dan mendengar percakapan keduanya.

"Berapa orang yang datang tahun ini (untuk haji) ?" tanya satu malaikat kepada malaikat lainnya.

"Tujuh ratus ribu jama'ah" jawab Malaikat yang ditanya.

"Berapa banyak dari mereka yang diterima ibadah hajinya ?"

"Tidak satupun"

----- *** -----

Percakapan itu membuat sang Abdullah al Mubarak bergemetar.

"Apa ?" ia menangis dalam mimpinya. "Semua orang - orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia - sia ?"

Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar percakapan kedua malaikat itu.

"Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, akan tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni. Berkat dia seluruh ibadah haji mereka diterima oleh Allah"

"Kenapa bisa begitu ?"

"Itu kehendak Allah"

"Siapa orang tersebut ?"

"Sa'id ibn Muhafah tukang sol sepatu di Kota Dimasyq (Damaskus)"

Mendengar ucapan itu, Abdullah al Mubarak itupun langsung terbangun dari tidurnya. Sepulang haji, ia tak langsung pulang menuju rumah, akan tetapi langsung menuju kota Damaskus, Syiria. Hatinya bergetar dan bertanya - tanya.


Sesampai disana, ia langsung mencari sang tukang sol yang disebut Malaikat dalam mimpinya. Hampir semua tukang sol sepatu ia tanya, apakah ada tukang sol sepatu yang bernama Sa'id ibn Muhafah.

"Ada, di tepi kota" jawab salah seorang tukang sol sepatu sambil menunjuk arahnya.

Sampai disana ia mendapati seorang tukang sol sepatu yang berpakaian amat lusuh, "Benarkah anda bernama Sa'id ibn Muhafah ?" tanya ibn al Mubarak.

"Betul, siapakah tuan ?"

"Aku Abdullah ibn al Mubarak"

Sa'id pun terharu, "Tuan adalah Ulama' terkenal, ada apa gerangan mendatangi saya ?"

Sejenak, Ulama' itupun kebingungan, darimana ia akan memulai pertanyaanya. Akhirnya iapun menceritakan perihal mimpinya.

"Saya hendak tahu, adakah sesuatu yang telah anda perbuat, sehingga anda berhak mendapatkan pahala haji mabrur, dan membuat mabrur ibadah haji para jama'ah yang lain ?"

"Wah saya sendiri tidak tahu"

"Coba ceritakan bagaimana kehidupan anda selama ini"

Maka Sa’id ibn Muhafah pun bercerita, "Setiap tahun, setiap musim haji, aku selalu mendengar suara talbiyah : 'Labbaika Allahumma labbaika. Labbaika laa syariika laka labbaika. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka. laa syariika laka' dan, setiap kali aku mendengar talbiyah itu, aku selalu menangis 'ya Allah aku rindu Makkah. ya Allah aku merindu Ka'bah. Ijinkan aku datang, ijinkan aku datang ya Allah' oleh karena itu, sejak puluhan tahun yang lalu. Setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya sebagai tukang sol sepatu. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan, hingga akhirnya pada tahun ini, saya memiliki 350 dirham, cukup untuk saya berhaji, saya sudah siap berhaji"

"Tapi anda batal berangkat haji"

"Benar"

"Apa yang terjadi ?"

"Ketika itu, Istri saya hamil, dan mengidam. Waktu saya hendak berangkat, saat itu dia ngidam berat"

"Suamiku, menciumkah engkau bau masakan yang nikmat ini ?"

"Iya, sayang"

"Cobalah kau cari, siapakah yang masak sehingga baunya begitu nikmat. Mintalah sedikit untukku"

"Ustadz, kemudian sayapun mencari sumber bau masakan itu. Ternyata berasal dari gubug yang hampir runtuh. Disitu ada seorang janda dan enam anaknya. Saya mengatakan kepadanya bahwa istri saya ingin masakan yang ia masak, meskipun sedikit. Janda itu diam saja memandang saya, sehingga saya mengulangi perkataan saya"

Akhirnya dengan perlahan ia mengatakan, "tidak boleh, Tuan"

"Dijual berapapun akan saya beli"

"Makanan itu tidak dijual, Tuan" katanya sambil berlinang mata.

"Kenapa ?"

Sambil menangis, janda itu menjawab, "Daging ini halal untuk kami dan haram untuk Tuan"

Dalam hati saya, "Bagaimana ada makanan yang halal untuk dia, tetapi haram untuk saya, padahal kita sama-sama muslim ?" Karena itu saya mendesaknya lagi "Kenapa ?"

"Sudah beberapa hari ini kami tidak makan. Di rumah sama sekali tak ada makanan. Hari ini kami melihat keledai mati, lalu kami ambil sebagian dagingnya untuk kami masak, dan kami makan" Sesenggukan janda itu menjelaskan.

"Bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakannya kami akan mati kelaparan. Namun bagi Tuan, daging ini haram"

Mendengar ucapan tersebut, saya menangis, kemudian kembali pulang. Aku ceritakan perihal kejadian itu pada istriku, iapun menangis. Hingga akhirnya, kami memasak makanan dan mendatangi rumah janda tersebut.

"Ini masakan untukmu" 

Uang peruntukan Haji sebesar 350 dirham pun saya berikan pada mereka. "Pakailah uang ini untukmu sekeluarga. Gunakanlah untuk usaha, agar engkau tidak kelaparan lagi"

Ya Allah ... disinilah Hajiku
Ya Allah ... disinilah Makkahku

Mendengar cerita tersebut, Abdullah al Mubarak pun tak bisa menahan air matanya.

Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua. Aamiin

Ibadahnya Baik, Tapi Doa Tak Kunjung Terkabul


AKAN INDAH PADA WAKTUNYA

Ada seseorang yang rajin berdoa, minta sesuatu sama Allah. Orangnya sholeh, Ibadahnya baik, Tapi doa tak kunjung terkabul. Sebulan menunggu masih belum terkabul juga. Tetap dia berdoa. Tiga bulan juga belum. Tetap dia berdoa. Hingga hampir satu tahun doa yang ia panjatkan, belum terkabul juga. 

Dia melihat teman kantornya, Orangnya biasa saja, Tak istimewa, Sholat masih bolong-bolong. Kelakuannya juga sering nggak beres, sering tipu-tipu, bohong sana-sini. Tapi anehnya, apa yang dia doain, semuanya dipenuhi. Orang sholeh ini pun heran. 

Akhirnya, dia pun datang ke seorang ustadz. Ceritalah dia permasalahan yang sedang dihadapi. Tentang doanya yang sulit terkabul padahal dia taat, sedangkan temannya yang bandel, malah dapat apa yang dia inginkan.

 Tersenyumlah ustadz ini. Bertanyalah si ustadz ke orang ini. 'Kalau Anda lagi duduk di warung, kemudian datang pengamen, tampilannya urakan, maen musiknya gak bener, suaranya fals, bagaimana?' 
Orang sholeh tadi menjawab, 'segera saya kasih pak ustadz, gak nahan ngeliat dan dengerin dia lama-lama di situ, sambil nyanyi pula'. 
'Kalau pengamennya yang datang rapi, main musiknya enak, suaranya empuk, bawain lagu yang kamu suka, bagaimana?' 

'Wah, kalo gitu, saya dengerin ustadz. Saya biarin dia nyanyi sampai habis. Lama pun nggak masalah. Kalau perlu saya suruh nyanyi lagi. Nyanyi sampai sealbum pun saya rela. Kalau pengamen tadi saya kasih 500, yang ini 10.000 juga berani, ustadz'. 

Pak ustadz pun tersenyum. 'begitulah nak. Allah ketika melihat engkau, yang sholeh, datang menghadap-Nya, Allah betah dengerin doamu. Melihat kamu. Dan Allah pengen sering ketemu kamu dalam waktu yang lama. 

Buat Allah, ngasih apa yang kamu mau itu gampang betul. Tapi Dia pengen nahan kamu biar khusyuk, biar deket sama Dia. 

Coba bayangin, kalo doamu cepet dikabulin, apa kamu bakal sedeket ini? Dan di penghujung nanti, apa yang kamu dapatkan kemungkinan besar jauh lebih besar dari apa yang kamu minta.

 Beda sama temenmu itu. Allah gak mau kayaknya, dia deket-deket sama Allah. Udah dibiarin biar bergelimang dosa aja dia ini. Makanya Allah buru-buru kasih aja. Udah. Jatahnya ya segitu doang. Gak nambah lagi. 

Dan yakinlah! Saat kita meluaskan niat untuk kepentingan orang banyak di do'a & ikhtiar , pasti Allah berikan pada saat yang tepat dan tidak terbayangkan solusinya.

#belajarhidup
#menujusurgamu

Janganlah Bermusuhan dengan Tetanggamu

ADAB TERHADAP TETANGGA

Sedikitnya ada sembilan faedah yang dapat dipetik dari hadis dalam gambar di atas:
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
1. Hadis ini bermaksud jika kita memasak daging berkuah, maka hendaklah memperbanyak kuahnya untuk diberikan kepada tetangga. Karena memperbanyak kuah lebih mudah daripada memperbanyak daging.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
2. Memperbanyak kuah daging tadi untuk menunjukkan bahwa kita diajarkan untuk tidak pelit (bakhil).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
3. Perintah memperbanyak kuah dan memberikannya pada tetangga termasuk dalam perkara sunnah berdasarkan ijmak para ulama, karena memberi hadiah itu bukan wajib.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
4. Hadis ini mengajarkan akhlak mulia dengan berbuat baik pada tetangga.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
5. Tetaplah berbuat baik walau dengan sesuatu yang sedikit.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
6. Tetangga diperintahkan menghadiahi tetangganya, apalagi jika tetangga sampai mencium bau masakan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
7. Kita diperintahkan untuk membuat orang lain bahagia.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
8. Hadiah punya manfaat untuk menebar kasih sayang, memperkuat hubungan persahabatan, dan rasa cinta lebih-lebih pada tetangga. Karena bisa jadi sesama tetangga sering terjadi masalah, bisa jadi karena anak atau karena hubungan tetangga.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
9. Yang memberi hadiah, berilah dengan hadiah yang murahan, tetapi tetap yang paling mudah. Yang diberi hadiah, hendaklah menerima hadiah tadi dengan senang hati, lalu ia balas hadiah tersebut dengan ucapan terima kasih dan doa terbaik kepada yang memberinya. Tetap tidak boleh menganggap rendah hadiah yang diberikan orang lain.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga bahasan ini dapat memotivasi kita untuk berbuat baik pada tetangga.

Mukmin yang Bergaul Lebih Baik Daripada Mukmin yang Menyendiri

Adab bertemu seorang muslim.
.
Seorang Muslim yang baik, dituntut untuk bisa bergaul dengan apik di tengah masyarakat.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda: “Seorang mukmin yang berbaur dengan masyarakat dan bersabar terhadap gangguan dari mereka, itu lebih besar pahalanya daripada mukmin yang tidak berbaur dengan masyarakat dan tidak bersabar terhadap gangguan mereka” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad 383, Ahmad 22497, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ 6651)
.
Memperbanyak senyum

Senyum kepada lawan bicara, atau orang yang ditemui, akan mencairkan hati dan menimbulkan kebahagiaan. Tidak ada hati yang fitrah dan bersih kecuali pasti akan memberikan respon positif terhadap senyuman. Wajah yang penuh senyuman adalah akhlak Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Sebagaimana yang diceritakan oleh sahabat Jarir bin Abdillah Radhiallahu’anhu : “Sejak aku masuk Islam, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah menghindari aku jika aku ingin bertemu dengannya, dan tidak pernah aku melihat beliau kecuali beliau tersenyum padaku” (HR. Bukhari, no.6089)
.
Bersalaman Ketika Bertemu

Diantara praktek mudah menerapkan akhlak mulia dalam pergaulan sehari-hari ialah bersalaman ketika bertemu. Ketika bertemu dengan saudara seiman, baik yang sudah dekat ataupun baru dikenal, raihlah tangannya untuk bersalaman. Jangan lewatkan kesempatan tersebut karena dengan bersalaman, akan menggugurkan dosa-dosa. Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah dua orang muslim yang bertemu lalu berjabat tangan, melainkan dosa keduanya sudah diampuni sebelum mereka berpisah” (HR. Abu Dawud no. 5.212 dan at-Tirmidzi no. 2.727, dishahihkan oleh al-Albani)

Baju Kok Itu-itu Aja?

JANGAN DICELA

Baju kok itu itu aja?

Duhai saudariku, 
jika kau melihatku sering kali memakai pakaian yang sama. Bukan berarti aku tak bisa membeli beberapa baju sepertimu. Hanya saja, aku tak ingin membuat pakaian yang kubeli akan menjadi mubazir, aku tak ingin pakaian yang kubeli ternyata tak membuat manfaat untuk akhiratku, namun hanya menjadikan memberatkan hisabku.

Duhai saudariku, 
sungguh diri ini mampu membeli beberapa baju sepertimu. Bahkan diri ini pun terkadang tak bisa melawan hawa nafsu sebagai naruli perempuan ketika melihat sesuatu yang bagus.

Namun saudariku, 
sebagus apapun pakaianmu kelak pakaian terakhirmu adalah kain yang tak begitu cantik, dan tiada apapun yang tersemat pada kain kafanmu selain hanya tubuhmu.

Duhai saudariku, ringankanlah hisabmu dengan mengurangi koleksi tiada manfaat untuk akhiratmu.

Allah Ta'ala berfirman:

ثُمَّ لَـتُسْئَـلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيْمِ .

"kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu)." (QS. At-Takasur 102: Ayat 8)

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

 “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) 
    *Tentang umurnya kemana dihabiskannya,        
    *Tentang ilmunya bagaimana dia  
       mengamalkannya, 
    *Tentang hartanya; dari mana diperolehnya 
       dan ke mana dibelanjakannya, serta 
    *Tentang tubuhnya untuk apa 
       digunakannya” (HR. at-Tirmidzi no. 2417)

 🌹 @rzqsnd | rizqa sanditya

Larangan Memukul Anak Kecil yang Sedang Menangis

﷽اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ 

🔹️RENUNGGAN MALAM🔹️
🔹️NASEHAT UNTUK PARA ORANG TUA🔹️

LARANGAN MEMUKUL ANAK KECIL YANG SEDANG MENANGIS...

Rasulullah  Bersabda : Janganlah kamu memukul anak"  kamu di sebabkan mereka menangis dalam masa setahun. Karena dalam 
Empat bulan pertama kelahirannya ia bersyahadat LAA ILAAHA ILLALLAH. 
Pada empat bulan ke dua pula ia bershalawat kepada Nabi 
Dan ke empat bulan seterusnya ia mendo'akan ke dua ayah bundanya 
(H.R. Abdullah Ibnu Umar r.a)

Baginda Rasulullah menjelaskan tangisan anak di waktu kecil.
pada bulan pertama adalah tanda ia bertauhid kepada Tuhan Nya(ALLAH)
 dan empat bulan ke dua ia membacakan shalawat kepada Nabi nya
Dan empat bulan seterusnya ia beristigfar memohon ampunan atas kedua orang tua nya(ayah & bundanya)

Rasulullah  bersabda : Anak " sebelum sampai ia baliqh, maka apa apa yang di perbuatnya dari pada kebaikan maka di tuliskan untuknya dan ke dua ibu Bapaknya.
Dan Apa yang di perbuatnya dari pada kejahatan
 maka tiadalah di tulis untuknya dan tidak pula di tulis untuk ke dua ibu Bapaknya.
Apa bila ia telah baliqh. maka berlakulah yang di tulis itu atasnya 
segala amal baik atau buruknya. 
( H.R. Imam Anas bin Malik r.a )

Subhanallah...
Begitu indahnya syari'at Islam, sehingga apapun yang di larang oleh Allah
 adalah tanda cinta ALLAH  untuk hamba-hamba nya

Semoga kita menjadi orang tua yang bisa membimbing anak" kita sampai ke syurga atas Izin ALLAH 

Semoga bermanfaat
✍Airiya Rahmadhani

Hentikanlah Aktifitas Ketika Azan Berkumandang, Agar Engkau Mendapat SyafaatNya

MENGGAPAI SYAFAAT ALLAH DI HARI KIAMAT DENGAN MENJAWAB ADZAN & BERDOA SETELAH ADZAN BERKUMANDANG..

Berhentilah dr segala aktifitas ketika adzan berkumandang untuk mrnjawab adzan & berdoa setelah'a...

Doa setelah ADZAN

للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

“Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.”

Artinya:
“Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” (HR. Bukhari, Abu dawud, Tarmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).

Apa yang Tersisa Ketika Kita Sudah Mati?

📎 *YANG MASIH TERSISA MESKI TELAH MENINGGAL DUNIA*

Inilah amalan yang akan masih tersisa meski telah meninggal dunia yakni sunnah Hasanah (menjadi pelopor dalam kebaikan).

_*Dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :*_

مَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كَانَ لَهُ أَجْرُهُ وَمِثْلُ أُجُورِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا

_"Barang siapa melakukan suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh."_ *(HR Muslim no 1017).*

Sungguh mulia amalan ini yang tidak akan pernah terputus, maka bersemangatlah untuk menunjukkan kebaikan / menjadi pelopor dalam kebaikan, karena bisa jadi akan ditiru oleh org lain, dan pahala itu akan menjadi investasi kita di akhirat kelak. Namun waspada juga karena lanjutan hadist diatas menjelaskan tentang pelopor menunjukkan keburukan, dimana juga bisa menjadi dosa jariyah, _*Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :*_

وَمَنْ سَنَّ سُنَّةً سَيِّئَةً فَعُمِلَ بِهَا بَعْدَهُ كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهُ وَمِثْلُ أَوْزَارِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْئًا

_“Sebaliknya, barangsiapa melakukan suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikit pun.”_ *(HR. Muslim, no. 1017)*

Misalnya saja kita mengajarkan kejelakan untuk anak kita, contoh musik, menggambar makhluk bernyawa, dan lain-lain, ini bisa jadi dosa jariyah bagi orang tua, atau hal lainnya. Maka berhati-hatilah. Semoga Kita terjaga dari melakukan/menjadi pelopor keburukan yang menggiring dosa jariyah kepada kita, dan semoga kita dimudahkan untuk menjadi pelopor kebaikan sehingga menjadi amal jariyah bagi kita.

Semoga bermanfaat. _Baarokallahu fiikum_

===========================

```Share faedah ini,

Berzikirlah dengan Sopan dan Lirih Sebab Allah Maha Dekat

Bismillah

Berdzikirlah dengan Sopan dan Lirih..

Sebab Alloh itu Dzat Yang Maha Dekat.. dan bukan Dzat yang tuli..
.

كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ، فَكُنَّا إِذَا أَشْرَفْنَا عَلَى وَادٍ هَلَّلْنَا وَكَبَّرْنَا ارْتَفَعَتْ أَصْوَاتُنَا ، فَقَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم  يَا أَيُّهَا النَّاسُ ، ارْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ ، فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلاَ غَائِبًا ، إِنَّهُ مَعَكُمْ ، إِنَّهُ سَمِيعٌ قَرِيبٌ
.

“Kami pernah bersama Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam. Ketika sampai di suatu lembah, kami bertahlil dan bertakbir dengan mengeraskan suara kami.

 Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam lalu berkata, “Wahai para manusia, lirihkanlah suara kalian. Sejatinya kalian tidaklah menyeru sesuatu yang tuli dan ghoib. Sesungguhnya Alloh bersama kalian. Alloh Maha Mendengar dan Maha Dekat” [HR Bukhori 2830 dan Muslim 2704]. 

Saudaraku sekalian yang mencintai Sunnah dan dicintai oleh Alloh..
Pembahasan dzikir berjama’ah adalah bahasan yang tak pernah lepas dari pro kontra, ada yang menerima dengan lapang, dan ada yang dengan berat hati, ada menyampaikan dengan tenang, dan ada pula yang memaksakan dalil, maka yang  beruntunglah bagi kita semua yang diberi hidayah untuk mencukupkan diri dengan tuntunan Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam.

Mari simak bagaimana perkataan dari Imam Asy-Syathibi dalam hal ini,
.

فإذا ندب الشرع مثلا إلى ذكر الله، فالتزم قوم الاجتماع عليه على لسان واحد، وبصوت، أو في وقت معلوم مخصوص عن سائر الأوقات، لم يكن في ندب الشرع ما يدل على هذا التخصيص الملتزم بل فيه ما يدل على خلافه، لأن التزام الأمور غير اللازمة شرعا شأنها أن تفهم التشريع
.

“Jika syariat telah menganjurkan untuk dzikrulloh misalnya, lalu ada sekelompok orang membiasakan diri mereka berkumpul karenanya (dzikrulloh) dengan satu lisan, dengan satu suara, atau dengan waktu tertentu (khusus), maka tidak ada anjuran dalam syariat yang menunjukkan pengkhususan ini, justru yang ada (dalam syariat) adalah menyelisihinya.
Karena sejatinya membiasakan perkara yang tidak lazim dalam syariat akan dipahami bahwa itu adalah syariat (membuat syariat baru)” (Al-I’tishom 2/190)

Dan Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam dalam hadits yang masyhur telah menegaskan pada kita semua tentang larangan membuat syariat baru,
.

وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ

.
“Jauhilah semua perkara baru (dalam agama), karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah adalah sesat” [HR Abu Dawud 4607 dan Tirmidzi 2676]

Sumber
Bimbinganislam.com

Dosa Besar Menjadi Pelakor atau Pebinor

Tags
﷽السلام عليكم ورحمةﷲوبرکاته

💧HIKMAH MALAM💧
hukuman bagi PELAKOR & PEBINOR

Biasa kan membaca sampai selesai

 setiap orang. Tidak ada satupun pasangan (suami & istri) di bumi ini,
yang ingin kehidupan keluarganya hancur berantakan. Makanya,
setiap orang yang sudah berkeluarga selalu berusaha untuk melindungi
dan mempertahankan keluarganya supaya tidak hancur.

Kehadiran orang ketiga paling ditakutkan pasangan suami & istri.
Mereka tidak ingin suaminya berselingkuh ataupun sebaliknya. Sebagian keluarga hancur dan tidak damai lantaran ada pihak ketiga yang merusak hubungan rumah tangga mereka.
Pihak ketiga ini diistilahkan dengan( Pelakor dan Pebinor)

 Pelakor 🔹️ untuk perempuan yang merebut suami orang lain.
 Sementara Pebinor 🔹️ditujukan untuk laki-laki yang merebut istri orang lain.
Baik Pelakor ataupun Pebinor, keduanya sama-sama dilarang dalam Islam.

Bahkan, Rasulullah  mengatakan:
مَنْ خَبَّبَ عَبْدًا عَلَى أَهْلِهِ فَلَيْسَ مِنَّا، وَمَنْ أَفْسَدَ اِمْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا

“Siapa yang menipu dan merusak (hubungan) seorang budak dengan tuannya, maka mereka bukanlah bagian dari kami. Dan siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya, maka dia bukanlah bagian dari kami.” (HR: Ahmad, Ibnu Hibban,dan lain lain)

Redaksi “fa laisa minna” dalam hadis di atas menunjukan bahwa merebut atau merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya (Pebinor), ataupun merusak hubungan suami dengan istrinya (Pelakor), keduanya tidak dibenarkan dalam Islam.

 Bahkan, Rasul mengancam bahwa orang yang merusak
 pasangan suami istri itu sebagai bukan bagian dari Islam.
Jangankan merebut suami atau istri orang lain, meminang pinangan orang lain saja tidak dibolehkan.

Rasulullah melarang seorang laki-laki meminang pinangan orang lain, kecuali kalau sudah jelas laki-laki tersebut sudah memutuskan pinangannya(HR: Ahmad).

Tujuan semua ini agar terciptanya kedamaian pada saat berumah tangga dan terhindar dari perpecahan.

Sebanar nya dalam islam tidak pernah memberikan larangan seseorang untuk mencintai orang lain, sebab cinta merupakan fitrah yang datang dengan sendirinya tanpa perlu dicari. Seseorang yang mencintai bahkan mempunyai derajat tinggi dan juga mulia
 disisi Allah subhanahu wa ta’ala dimana seseorang yang memiliki cinta mendalam
akan mati syahid dengan beberapa ketentuannya

Akan tetapi, seorang wanita atau pria yang berusaha mengganggu atau merebut pasangan dari sebuah keluarga terutama kerabat dekat mengartikan sama saja dengan mengambil sesuatu yang bukan milik kita sehingga akan menyakitkan untuk keluarga tersebut 

Imam Abu Bakar Ibnu Sayyid Muchammad Syata Al Dimyathi berkata
jika seorang yang mati syahid [akhirat] merupakan orang yang mati sebab kecintaan mendalam meski orang tersebut tidak boleh disetubuhi atau dinikahi dengan ketentuan tidak melanggar aturan syariat dan kecintaan tersebut dipendam dan tidak diutarakan pada orang yang dicintainya dan bisa juga dikategorikan pada  cinta dalam diam

Hukum cinta menurut islam dan juga merebut suami orang dengan tujuan merusak rumah tangga supaya bisa menikah dengan orang tersebut adalah haram hukumnya.
Hal ini berdasarkan dari hadits Abu Hurairah radiiyallahu. Beliau mengatakan jika,
 “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda 
“Barang siapa menipu dan merusak (hubungan) seorang hamba dari tuannya,
maka ia bukanlah bagian dari kami. Dan barang siapa merusak (hubungan) seorang wanita dari suaminya, maka ia bukanlah bagian dari kami”

Dengan hadits diatas, Imam Abdurrahman Al Juzzairi kembali memberi penegasan jika agama Islam memberi larangan untuk berbuat hal yang merusak hubungan suami istri dan menjadi dosa yang tak terampuni  di hadapan Allah.

Akan tetapi, para ulama memiliki perbedaan pendapat pada saat menyikapi seseorang yang merusak hubungan diantara suami dan istri.

🔹️Ulama Kalangan Madzhab Maliki

Ulama dari kalangan madzhab Maliki menyatakan jika sesungguhnya orang yang sudah merusak istri orang lain supaya bisa menikahi wanita tersebut sesudah dicerai, haram hukumnya untuk orang tersebut menikahi wanita itu sampai kapanpun.

🔹️Ulama Madzhab hanafi dan Syafi’i 

Ulama dari kalangan madzhab hanafi dan syafi’i berpendapat jika seseorang yang sudah merusak istri dari suaminya, maka boleh dinikahi sesudah dicerai namun masuk ke dalam golongan orang fasiq dan paling ma’siat dan lebih buruk dosanya menurut Allah di hari kiamat

Dimasyarakat PELAKOR & PEBINOR adalah wanita & laki² yang berniat jelek,
Dan  ingin merusak rumah tangga orang lain. Wanita & laki² ini menggoda tentu dengan cara yang haram. Mereka ( PELAKOR & PEBINOR)ini merayu,
mengajak berzina baik zina kecil maupun zina besar bahkan sampai menjelek jelekan suami/istri tersebut. Ia berharap laki laki/wanita itu bisa beralih kepelukannya,
untuk menjadi selingkuhan atau bahkan menjadi suaminya/istri nya,
baik sah maupun tdk sah(sirih) 

Dalam kitab mausu'ah fiqhiyyah dijelaskan bahwa merusak disini adalah mengompor ngompori untuk minta cerai atau menyebabkannya(mengompor ngompori secara tdk langsung) .maka demikian juga PELAKOR & PEBINOR yg menggoda suami/ istri orng lain, membuat suami/istri lupa dan benci dengan suami/istrinya karena perbuatan selingkuh. 

Imam Al haitsami menjelaskan bahwa merusak seorang wanita agar terpisah dr suaminya  dan merusak seorang suami agar terpisah dari istrinya merupakan dosa besar. 

Maka Hendaklah takut,setiap orang yg berupaya merebut suami atau istri orang jika sampai dilaknat Rasulullah tdk menjadi bagian dari umatnya,
sebab jika tidak termasuk umatnya baik bermakna dosa besar atau yg lebih dahsyat dari itu-ia bisa terlempar keneraka.
Wallahu A'lam

Semoga bermanfaat
✍Airiya Rahmadhani